Pondok Blawe, (22/5). Ratusan Santri Pondok Blawe bersama warga sekitar bersinergi menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan pesantren pada Jumat (22/5). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII Provinsi Jawa Timur tahun 2026 yang berpusat di Kabupaten Kediri.
Tahun ini, BBGRM XXIII mengusung tema “Perkuat Semangat Gotong Royong Kita Kembangkan Kemandirian Desa Menuju Pembangunan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.” Melalui tema tersebut, para Santri Pondok Blawe ingin menunjukkan bahwa pesantren siap menjadi motor penggerak kemandirian dan kebersihan lingkungan.
Aksi gotong royong yang melibatkan elemen masyarakat dan Santri Pondok Blawe ini berfokus pada pembersihan saluran air, fasilitas umum, serta penataan area hijau di sekitar pondok. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ruang publik yang sehat dan asri.

Ketua Pondok Blawe, Iqbal Gunawan Sakti, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program pemerintah provinsi ini. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam agama.
“Kami dari pengurus dan seluruh Santri Pondok Blawe sangat mendukung penuh pencanangan BBGRM XXIII ini. Gotong royong adalah warisan bangsa yang sejalan dengan ajaran Islam tentang pentingnya ukhuwah (persaudaraan). Selain itu, kebersihan adalah sebagian dari iman. Menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT,” ujar Iqbal Gunawan Sakti.
Dalam kesempatan tersebut, juga dihadiri oleh beberapa perangkat Desa Blawe, diharapkan semangat kebersamaan antara Santri Pondok Blawe, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjaga demi mewujudkan kemandirian desa yang berkelanjutan di Jawa Timur.





